Cara Kerja Tes Covid Genose di SehatQ.com

Pandemic Covid19 telah berlangsung lebih dari satu tahun dan membuat berbagai terobosan teknologi baru dalam mendeteksinya. UGM salah satu yang terdepan dalam menciptakan teknologi baru alat tes covid yang disebut Genose. Alat ini telah digunakan di berbagai tempat umum mulai dari stasiun, dermaga kapal laut, hingga bandara.

Validasi Genose

Genose dibuat oleh peneliti dari UGM dan sudah mendapat ijin untuk perbanyakan massal sejak tanggal 24 Desember tahun lalu. Pada Januari, genose kemudian diakui sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan baik di kereta api atau bus. Hal ini tercantum dalam Surat Edaran (SE) nomor 5 yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid.

Bagaimana Genose Bekerja

Dian Kesumapramudya Nurputra sebagai salah satu anggota tim pengembang genose mengungkapkan genose bekerja dengan mendeteksi bahan organik yang lewat nafas. Bahan organik tertentu ini hanya akan dikeluarkan oleh mereka dengan infeksi virus Covid-19 di dalam tubuhnya.

Ketika terjadi infeksi, secara otomatis akan terbentuk bahan organik khusus yang dikeluarkan melalui nafas penderita. Karena hal ini, genose mengharuskan orang yang hendak memakainya menghembuskan nafas dulu ke dalam kantong udara khusus.

Kantung tersebut kemudian diletakkan ke dalam alat khusus yang berfungsi untuk mendeteksi bahan organik uap yang dihasilkan. Data dari sensor tersebut lalu diolah kembali menggunakan kecerdasan buatan untuk menentukan ada tidaknya infeksi virus Covid-19. Alat ini bisa mendeteksi apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak dalam waktu kurang dari 2 menit.

Harga Tes Genose

Dibandingkan dengan tes covid lainnya, genose merupakan yang paling murah karena hanya dibandrol di kisaran Rp. 15-25 ribu saja. Satu unit alat sensor yang bisa mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) penderita Covid19 dihargai sebesar Rp 40 juta.

Satu alat memiliki kemampuan untuk melakukan pendeteksian satu sampel napas dalam kurun waktu maksimal 3 menit saja. Sementara dalam satu hari, perkiraan kapasitas tes yang bisa dilakukan hingga 120 tes dengan waktu operasional selama 6 jam berturut-turut.

Ketika melakukan tes genose, banyak orang beranggapan bahwa tes ini merupakan yang paling mudah dan nyaman untuk dilakukan. Pasien hanya perlu menghembuskan nafasnya ke dalam kantung udara, berbeda dengan swab yang harus mengambil lendir hidung.

Tingkat Akurasi Hasil Genose

Pengujian covid yang paling akurat masih tetap dipegang oleh metode PCR dengan keakuratan mendekati 100%, Genose sendiri memiliki keakuratan yang sedikit lebih rendah yaitu di angka 93-95% saja tetapi dengan harga jauh lebih murah.

Di pengujian terkini di RS Bhayangkara Yogyakarta, dilakukan pengujian terhadap 600 sampel data yang sudah teruji sebelumnya. Dari semua sampel tersebut, genose berhasil mendeteksi Covid-19 dengan tingkat keakuratan mencapai 97%.

Genose dinilai mampu menjadi alternatif dalam mendeteksi seorang penderita Covid-19 agar bisa segera dilakukan perawatan. Tingkat akurasi tes satu ini masih perlu dicari tahu lebih banyak lagi supaya didapatkan hasil deteksi yang sangat valid.

Kekurangan genose sendiri terletak pada VOC yang dideteksi dimana bahan organik tersebut juga bisa muncul pada penderita penyakit paru-paru. Bisa saja ada hasil yang mengatakan seseorang terinfeksi covid-19 padahal ia hanya menderita kanker paru atau asma.

Pengetahuan tentang alat pendeteksi Covid sangat penting untuk dipahami mengingat pandemic yang masih belum berakhir. Di SehatQ, kamu bisa menemukan berbagai promo kesehatan yang penting terutama untuk mencegah terjangkit virus Covid-19.

Tagged :